Kupasmedia.co – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Barat menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran di TPA Sunan Bonang, Pekon Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (15/7/2026).
Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus didampingi Ketua BAZNAS Lampung Barat Abdul Rosid, Kepala Dinas Sosial, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lokasi kebakaran.
Penyerahan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama BAZNAS terhadap warga yang terdampak musibah, sekaligus memberikan dukungan moril agar para korban dapat segera bangkit dan melanjutkan aktivitas mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa penghuni TPA Sunan Bonang. Menurutnya, musibah merupakan peristiwa yang dapat terjadi kapan saja sehingga harus menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.
“Musibah seperti ini tidak pernah kita ketahui kapan akan terjadi dan apa penyebabnya. Bisa saja karena faktor di luar dugaan, tetapi juga tidak menutup kemungkinan akibat kelalaian kita sendiri. Karena itu, peristiwa ini harus menjadi cermin bagi kita semua agar semakin meningkatkan kewaspadaan,” kata Parosil.
Ia mengajak masyarakat agar lebih memperhatikan berbagai potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik maupun sarana lainnya yang sudah digunakan dalam waktu lama.
Menurut Parosil, pemeriksaan secara berkala terhadap jaringan listrik sangat penting dilakukan untuk menghindari risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran. Selain itu, fasilitas lain yang dinilai sudah tidak layak pakai juga perlu segera diperbaiki atau diganti demi menjaga keselamatan bersama.
“Kalau ada jaringan listrik yang sudah lama dipasang, periksa kembali. Jika sudah tidak layak, segera diganti. Begitu juga dengan fasilitas lainnya yang berpotensi membahayakan. Mari sama-sama mawas diri agar musibah seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut serta dapat segera memulihkan kondisi mereka.
Parosil menjelaskan, bantuan yang disalurkan pada hari itu berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Lampung Barat dari para aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS.
“Hari ini kami sengaja hadir untuk menyerahkan bantuan dari BAZNAS Lampung Barat. Bantuan ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para ASN serta masyarakat Lampung Barat. Semoga dapat memberikan manfaat bagi para korban,” katanya.
Selain menyalurkan bantuan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga berkomitmen memberikan dukungan terhadap proses pembangunan kembali fasilitas yang terdampak kebakaran agar aktivitas di TPA Sunan Bonang dapat kembali berjalan.
“Karena ini sifatnya darurat, silakan diinventarisasi material apa saja yang sudah tersedia dan apa yang masih kurang. Nanti akan kita upayakan untuk dibantu agar proses pembangunan kembali bisa segera dilakukan,” ujar Parosil.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Barat Abdul Rosid mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya saat terjadi musibah.
“BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh masyarakat dapat segera disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama saat terjadi musibah seperti ini. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” kata Abdul Rosid.
Ia menambahkan, BAZNAS Lampung Barat akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan setiap bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah. (*).










