Kupasmedia.co – Nama Muhammad Irfan Fadillah Mabsus tiba-tiba mencuri perhatian di tengah memanasnya bursa calon Ketua Umum KONI Lampung Barat periode 2026–2030. Di saat sejumlah nama telah lebih dulu mengemuka, kemunculan sosok muda dengan latar belakang organisasi dan ekonomi kreatif ini justru menjadi magnet baru yang memicu dinamika persaingan semakin kompetitif.
Munculnya Irfan bukan tanpa alasan. Ia dinilai sebagai figur alternatif yang mampu menghadirkan semangat pembaruan dalam tubuh KONI Lampung Barat, terutama dalam menjawab tantangan perkembangan olahraga di era modern.
Sebelumnya, bursa calon Ketua KONI Lampung Barat telah diisi oleh tiga nama yang lebih dahulu mencuat, yakni Ismun Zani selaku Ketua Pengkab Perbasi Lampung Barat, Padang Prio Utomo yang memimpin FPTI Lampung Barat, serta Iwan Setiawan dari Persatuan Tarung Derajat Lampung Barat.
Ketiganya dikenal memiliki rekam jejak kuat di cabang olahraga masing-masing. Namun, kehadiran Irfan Fadillah Mabsus menambah warna baru dalam kontestasi tersebut. Ia bukan hanya dikenal sebagai pengusaha muda, tetapi juga menjabat sebagai Ketua BPC HIPMI Lampung Barat periode 2024–2027.
Pengalaman Irfan dalam memimpin organisasi juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia pernah menjabat sebagai Ketua ESI (Esports Indonesia) Lampung Barat, yang menunjukkan keterlibatannya dalam pengembangan olahraga berbasis digital.
Tak hanya itu, Irfan juga dipercaya sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital. Posisi ini memperkuat kapasitasnya dalam hal manajerial serta pengembangan potensi daerah berbasis inovasi.
Meski namanya mulai santer diperbincangkan, Irfan merespons isu tersebut dengan sikap rendah hati. Ia menilai masih banyak figur lain yang lebih layak untuk memimpin KONI Lampung Barat.
“Masih banyak kader KONI yang layak untuk maju sebagai Ketua KONI Lampung Barat untuk memajukan olahraga di daerah ini. Saya pribadi belum ada niat untuk maju,” ujarnya saat dimintai tanggapan, Jumat (24/4/2026).
Namun demikian, ia tidak menutup peluang jika memang mendapat dukungan dari cabang olahraga yang ada. Irfan menyatakan siap mengikuti proses pencalonan jika diberikan amanah.
“Kalau memang ada dukungan dari para pengcab untuk memberikan amanah, insyaallah saya siap untuk mengambil formulir sebagai calon Ketua KONI Lampung Barat,” tambahnya.
Sementara itu, persaingan menuju kursi Ketua KONI Lampung Barat semakin terbuka setelah Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus, dipastikan tidak kembali mencalonkan diri.
Kepastian tersebut membuka ruang bagi figur-figur baru untuk tampil dalam kontestasi internal organisasi olahraga di Lampung Barat. Situasi ini pun memicu meningkatnya dinamika di kalangan insan olahraga.
Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) telah menyusun tahapan seleksi secara sistematis. Ketua TPP, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa seluruh proses akan berjalan secara terbuka dan transparan.
Tahapan seleksi dimulai dari rapat perdana pada 20 April, dilanjutkan dengan pengumuman serta pendaftaran calon pada 22 hingga 26 April, kemudian masuk ke tahap verifikasi administrasi dan dukungan.
Adapun puncak dari seluruh rangkaian tersebut adalah Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2026, yang akan menentukan Ketua Umum KONI Lampung Barat terpilih.
Dengan semakin terbukanya peluang dan bertambahnya kandidat potensial, kemunculan Muhammad Irfan Fadillah Mabsus diprediksi akan menjadi salah satu faktor yang memanaskan persaingan menuju kursi Ketua KONI Lampung Barat periode mendatang. (*).










