Kupasmedia.co – Senam bersama ribuan masyarakat di Stadion Bumi Sekala Bekhak, Kabupaten Lampung Barat, Rabu (2/9/2026), membawa kejutan bagi Masrurih Ainul Haq, 49 tahun, warga Pekon Padang Dalom, Kecamatan Balik Bukit. Dari kegiatan tersebut, ia mendapatkan hadiah satu paket umrah gratis yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Hadiah itu diterima Masrurih setelah mengikuti kegiatan senam bersama yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat. Bagi dirinya, hadiah tersebut bukan sekadar hasil undian, melainkan kesempatan untuk mewujudkan keinginan menjalankan ibadah umrah yang selama ini sulit dijangkau.
Masrurih mengaku tidak menyangka dirinya menjadi salah satu warga yang mendapatkan kesempatan tersebut. Di tengah ribuan masyarakat yang mengikuti senam bersama, namanya justru terpilih sebagai penerima hadiah umrah gratis dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Menurut Masrurih, kesempatan menjalankan ibadah umrah bukan sesuatu yang mudah bagi seluruh masyarakat. Karena itu, program undian yang diberikan pemerintah daerah dinilainya menjadi kesempatan berharga, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum mampu mewujudkan keinginan untuk beribadah ke Tanah Suci.
“Tidak semua masyarakat dapat menjalankan ibadah umrah. Namun dengan adanya undian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat ini kami selaku masyarakat dapat merasakan umrah,” kata Masrurih.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat atas kesempatan yang diberikan. Masrurih berharap kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat seperti tersebut dapat terus dilaksanakan, karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi warga.
Menurut dia, kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar juga memiliki manfaat lain. Selain menjadi sarana hiburan dan menjaga kebugaran, kegiatan tersebut dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan. “Semoga hal positif seperti ini terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” ujarnya.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, pelaksanaan senam bersama ribuan masyarakat tersebut tidak dimaksudkan sekadar menjadi kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat. Menurutnya, rangkaian peringatan hari jadi harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat dan kebahagiaan.
“Kita ingin membangun pendidikan tidak hanya dengan meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga dengan membangun insan pendidikan yang sehat, bugar, bersemangat, dan bahagia,” kata Parosil.
Parosil menjelaskan, komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan sumber daya manusia tersebut diwujudkan melalui sejumlah kebijakan konkret yang saat ini berjalan. Salah satunya adalah program seragam gratis bagi peserta didik baru tingkat SD dan SMP di Kabupaten Lampung Barat.
Program tersebut diarahkan untuk memastikan persoalan perlengkapan sekolah tidak menjadi alasan bagi anak-anak untuk enggan melanjutkan pendidikan. Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada anak yang merasa malu bersekolah hanya karena tidak memiliki pakaian atau seragam sekolah yang layak.
Selain persoalan seragam, pemerintah daerah juga mendorong pencegahan anak putus sekolah yang disebabkan keterbatasan ekonomi. Parosil menegaskan, kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Lampung Barat untuk memperoleh pendidikan. “Kita dorong agar tidak ada anak Lampung Barat yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi,” tegas Parosil.
Upaya berikutnya dilakukan dengan membuka akses pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengulirkan sejumlah program beasiswa, mulai dari beasiswa pendidikan, kedokteran, kewirausahaan, hingga program Satu Keluarga Satu Sarjana.
“Kita ingin memastikan bahwa pendidikan tidak berhenti karena keterbatasan ekonomi. Kita ingin semakin banyak keluarga di Lampung Barat yang memiliki sarjana,” ujar Parosil.
Melalui Festival Kreasi GTK Se-Provinsi Lampung yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Parosil juga mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus membangun lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan menyenangkan.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak hanya berbicara mengenai prestasi akademik, tetapi juga bagaimana menciptakan manusia yang sehat, bersemangat, dan memiliki kesempatan untuk berkembang. (*).










